C-SelebArtis & SelebKPOP

Song Yuqi i-dle Akui Tumbuh Dewasa Kadang Menyedihkan

104
×

Song Yuqi i-dle Akui Tumbuh Dewasa Kadang Menyedihkan

Sebarkan artikel ini
Song Yuqi i-dle Akui Tumbuh Dewasa Kadang Menyedihkan
Photo via Weibo.

Overseasidol.com — Idol sekaligus artis multitalenta Song Yuqi membagikan refleksi pribadinya tentang usia dan proses menjadi dewasa dalam wawancara dengan majalah COSMOPOLITAN.

Menjelang usianya yang ke-27 pada tahun 2026, Yuqi mengaku memiliki perasaan campur aduk tentang makna pertumbuhan dalam hidupnya.

Scroll untuk Melanjutkan Membaca

Menurut Yuqi, banyak orang memaknai bertambahnya usia sebagai tanda kedewasaan dan kemampuan untuk menjadi lebih bijak.

Namun di sisi lain, ia merasa tumbuh dewasa juga membawa rasa kehilangan yang tak terhindarkan.

Saat melihat foto-foto lamanya, ia kerap teringat masa ketika dirinya masih begitu polos dan bebas tanpa beban. Kini, ia menyadari bahwa kepolosan itu perlahan memudar seiring waktu.

Meski demikian, Yuqi tidak menganggap perubahan tersebut sebagai sesuatu yang sepenuhnya negatif.

Ia memahami bahwa hidup memang terus bergerak maju dan setiap orang pada akhirnya akan terdorong untuk beradaptasi serta berubah.

Baginya, proses bertumbuh adalah bagian alami dari perjalanan hidup yang membentuk dirinya menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya.

Namun, di balik sikap dewasanya, Yuqi mengakui tetap ada momen-momen kecil ketika ia merasa rindu pada versi dirinya di masa lalu.

Ia menggambarkan perasaan itu sebagai kesedihan yang halus, seolah menyadari bahwa dirinya yang sekarang tak lagi sepenuhnya sama seperti dulu.

Song Yuqi juga menambahkan bahwa menjadi dewasa berarti mampu melihat berbagai persoalan dengan sudut pandang yang lebih jernih.

Hal-hal yang dulu terasa rumit kini bisa dipahami dengan lebih mudah.

Meski begitu, ia merasa proses tersebut juga membuatnya kehilangan sebagian hal sederhana yang dulu begitu alami.

Bagi Yuqi, itulah esensi pertumbuhan: mendapatkan pemahaman baru, sambil perlahan melepaskan sebagian kepolosan masa lalu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *