Ratusan Drama Pendek Diblokir! Platform China Perketat Aturan

M. Mujibburohim
Ratusan Drama Pendek Diblokir! Platform China Perketat Aturan
Photo via truth-light.org.hk.
A-AA+A++

Overseasidol.com — Industri microdrama di China kembali menjadi sorotan setelah sejumlah platform besar memperketat pengawasan terhadap konten yang dianggap melanggar aturan.

Empat platform besar, yakni Hongguo Short Drama, Kuaishou, WeChat, dan Taobao, secara bersama-sama merilis pengumuman terkait penertiban konten drama pendek di platform mereka.

Dalam pengumuman tersebut, disebutkan bahwa sekitar 530 microdrama telah dicegah untuk tayang, diperbaiki, atau bahkan dihapus karena dianggap melanggar pedoman konten.

Langkah ini merupakan respons terhadap arahan regulator yang sebelumnya mengeluarkan pedoman baru pada Januari lalu mengenai pengelolaan konten drama pendek yang melibatkan anak-anak.

Regulasi terbaru menekankan pentingnya menghindari beberapa kecenderungan negatif dalam produksi konten.

Di antaranya adalah mencegah karakter anak digambarkan dengan sifat yang terlalu “dewasa”, seperti berperan sebagai tokoh manipulatif, ambisius layaknya bos perusahaan, atau terlibat dalam konflik emosional yang terlalu berat bagi usia mereka.

Selain itu, platform juga diminta menghindari eksploitasi anak dalam alur cerita yang menampilkan tekanan psikologis maupun fisik yang berlebihan.

Platform Hongguo Short Drama sendiri melaporkan telah memblokir atau menurunkan sekitar 205 judul microdrama sepanjang Februari.

Sebagian besar konten tersebut bahkan sudah dihentikan sejak tahap peninjauan sebelum sempat dirilis kepada publik. Beberapa judul lainnya dihapus setelah dilakukan pemeriksaan ulang.

Sementara itu, pengawasan terhadap konten yang melibatkan anak-anak juga semakin diperketat.

Tercatat sekitar 160 microdrama yang mengandung unsur cerita negatif terkait karakter anak diminta untuk diperbaiki atau langsung diturunkan dari platform.

Platform video pendek Kuaishou juga mengumumkan telah memperkuat proses moderasi konten.

Mereka melakukan pemeriksaan rutin terhadap microdrama serta menindak akun yang terlibat dalam pelanggaran aturan, termasuk dengan menghapus sejumlah konten dan memberikan sanksi terhadap akun terkait.

Langkah serupa juga dilakukan oleh WeChat. Mengacu pada peraturan hukum yang berlaku serta pedoman operasional platform, WeChat menurunkan puluhan microdrama yang dinilai memiliki kualitas rendah atau menyampaikan nilai yang tidak sesuai dengan standar komunitas.

Selain itu, beberapa mini program yang terlibat dalam distribusi konten bermasalah juga turut dikenai sanksi.

Di sisi lain, Taobao juga melaporkan telah menurunkan 56 microdrama sepanjang Februari.

Konten yang dihapus tersebut sebagian besar dinilai mengandung unsur takhayul berlebihan, tema balas dendam ekstrem, atau unsur yang dianggap melanggar hukum serta tidak sesuai dengan nilai yang dianut platform.

Meski terdengar besar, tindakan penertiban semacam ini sebenarnya bukan hal baru dalam industri microdrama China.

Operasi pembersihan konten biasanya dilakukan secara berkala, dengan fokus pengawasan yang berbeda setiap periodenya.

Langkah ini dianggap sebagai bagian dari proses transisi industri microdrama dari pertumbuhan yang sangat cepat menuju tahap yang lebih teratur dan profesional.

Selain untuk mematuhi regulasi dan melindungi ruang tumbuh kembang anak, kebijakan ini juga menjadi upaya mendorong industri agar lebih fokus pada kualitas konten.

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *