Overseasidol.com — Musisi ternama Taiwan Jay Chou akhirnya kembali dengan album terbaru bertajuk Children of the Sun setelah sekitar empat tahun menanti.
Pada 24 Maret, ia menggelar pemutaran perdana global video musik lagu utama “Children of the Sun” sekaligus konferensi pers peluncuran album di sebuah bioskop.
Acara tersebut disaksikan oleh penggemar baik secara langsung maupun melalui siaran daring.
Video musik berdurasi hampir tujuh menit ini sebelumnya telah memancing rasa penasaran publik melalui teaser yang menampilkan lokasi gereja di Paris, dekorasi bergaya abad ke-19, serta produksi berskala besar dengan biaya lebih dari 20 juta yuan.
Proses pembuatannya memakan waktu lebih dari dua tahun, dengan pengambilan gambar dilakukan di Paris dan Taipei.
Dalam MV tersebut, Jay Chou memberikan penghormatan kepada sekitar 30 lukisan klasik dunia, termasuk karya terkenal seperti Der Kuss, Nighthawks, Self-Portrait with Bandaged Ear and Pipe, serta Death of Marat.
Dalam peluncuran album, Jay Chou menjelaskan bahwa judul “Children of the Sun” dipilih karena ia ingin menyampaikan pesan positif melalui musiknya.
Ia mengakui setiap orang memiliki sisi gelap dalam diri, namun yang terpenting adalah bagaimana mengendalikannya dan bangkit dengan energi yang lebih baik.
Ia juga mengungkapkan bahwa lagu tersebut awalnya dirancang sebagai pembuka konser, sehingga aransemen musiknya terasa megah dan penuh lapisan emosi.
Inspirasi nama album ini juga berkaitan dengan pengalaman pribadinya saat menggelar konser di Hong Kong pada 2023.
Ketika hujan deras terus mengguyur, cuaca justru sering membaik menjelang konser dimulai.
Rekan sesama legenda musik Jacky Cheung bahkan sempat memberinya buah mangga dengan tulisan “Children of the Sun”, yang membuatnya terharu dan menjadikan frasa tersebut sebagai judul album.
Album digital ini resmi dirilis secara global pada 25 Maret dan berisi 13 lagu, termasuk satu lagu spesial untuk penggemar berjudul “Christmas Star”.
Hingga sore hari sebelum perilisan penuh, penjualan digital album tersebut dilaporkan telah melampaui ratusan ribu kopi.







Tidak ada Respon