C-SelebArtis & SelebSkandal & Kontroversi

Aktris Xu Zhenzhen Bongkar Dugaan Pengabaian Kerja dan Gaji Tak Dibayar

94
×

Aktris Xu Zhenzhen Bongkar Dugaan Pengabaian Kerja dan Gaji Tak Dibayar

Sebarkan artikel ini
Aktris Xu Zhenzhen Bongkar Dugaan Pengabaian Kerja dan Gaji Tak Dibayar
Photo via Weibo.

Overseasidol.com — Aktris Tiongkok Xu Zhenzhen menjadi sorotan publik setelah mengungkap dugaan pelanggaran serius yang dilakukan oleh mantan manajernya yang dikenal dengan nama “Se Se”.

Melalui unggahan panjang di media sosial, ia secara terbuka menuduh sang manajer melakukan kelalaian profesional, merusak reputasi kariernya, hingga menahan pembayaran gaji dan pendapatan proyek.

Dalam pernyataannya, Xu Zhenzhen menjelaskan bahwa selama bekerja sama, manajer tersebut kerap mengabaikan pesan dari pihak produksi dan mitra kerja.

Akibatnya, ia kehilangan sejumlah peluang penting, termasuk proyek drama berkualitas tinggi.

Lebih parah lagi, ia mengaku sering digambarkan sebagai sosok yang sulit diajak bekerja sama, padahal banyak naskah yang bahkan tidak pernah sampai kepadanya karena tidak ditindaklanjuti oleh manajer.

Ia juga mengungkap bahwa setiap kali terjadi kesalahan, sang manajer justru tidak mengambil tanggung jawab dan malah meminta bantuan darinya untuk menyelesaikan masalah.

Hal ini membuat Xu Zhenzhen harus turun tangan langsung menangani berbagai persoalan profesional, hingga berdampak pada kondisi mental dan fisiknya.

Selain masalah profesional, isu finansial juga menjadi sorotan utama.

Xu Zhenzhen mengaku belum menerima pembayaran atas sejumlah pekerjaan, termasuk sistem pembagian keuntungan dari platform yang seharusnya dibayarkan secara rutin.

Ia bahkan harus menggunakan dana pribadi untuk menutup kekurangan akibat keterlambatan pembayaran dari pihak perusahaan sebelumnya.

Saat ini, Xu Zhenzhen telah menunjuk tim hukum untuk menangani kasus tersebut dan berjanji akan mengungkap perkembangan terbaru secara transparan kepada publik.

Ia juga berharap industri hiburan dapat lebih memperhatikan profesionalisme dan etika kerja, agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *