Overseasidol.com — Film terbaru Crossing A Dawn resmi menggelar penayangan perdana dalam ajang BIFF pada 19 April 2026.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh sang sutradara Zhao Badou serta para pemeran utama, Ma Sichun dan Edward Chen, yang turut berinteraksi dengan penonton dalam sesi tanya jawab setelah pemutaran film.
Film ini mengisahkan pertemuan tak terduga antara seorang desainer bernama Xu Qiu dan seorang penulis bernama Chen Yuzhou.
Keduanya bertemu setelah sebuah kencan online yang gagal, lalu bersama-sama menjalani perjalanan emosional di tengah suasana malam kota, yang perlahan berkembang menjadi kisah tentang cinta dan pencarian jati diri.

Dalam sesi diskusi, Ma Sichun mengungkapkan bahwa karakter Xu Qiu menjadi salah satu peran paling menantang dalam kariernya.
Ia menyebut karakter tersebut memiliki sisi yang lebih dewasa, percaya diri, dan penuh pesona dibandingkan peran-peran yang pernah ia mainkan sebelumnya.
Menurutnya, perubahan ini juga sejalan dengan perkembangan pribadi dan pengalaman hidupnya saat ini, sehingga ia merasa lebih terhubung dengan karakter tersebut.
Ma Sichun juga berbagi pengalaman saat menjalani adegan-adegan emosional dan intim dalam film.
Ia mengakui perlu membangun rasa percaya diri ekstra untuk menampilkan karakter secara maksimal, terutama dalam adegan yang menuntut ekspresi perasaan yang kuat.
“Aku minum sedikit alkohol untuk memberanikan diri. Aku belum pernah memerankan adegan intim yang sedemikian berani sebelumnya.
Aku harus sangat percaya diri serta proaktif dalam mengarahkan Haosen (Edward) agar masuk ke dalam suasana itu, menggoda dia.
Bagaimana ya, aku merasa sangat menikmatinya. Melihat pria setampan itu di hadapanmu, kamu bisa dengan bebas memancarkan pesonamu, memandangi tubuhnya yang indah, betapa nikmatnya hal itu,”ujarnya.
Baginya, proses tersebut justru menjadi pengalaman baru yang menyenangkan sekaligus memperkaya kemampuan aktingnya.
Sementara itu, Edward Chen mengungkapkan bahwa ia memilih untuk fokus pada emosi dan hubungan antar karakter selama proses syuting.
Ia menghindari terlalu memikirkan aspek teknis dalam adegan, agar dapat tampil lebih natural dan tidak tegang di depan kamera.
Film ini telah direncanakan akan tayang secara nasional di bioskop pada tahun 2026 ini.







Tidak ada Respon