Festival Film Internasional Shanghai 2026 Digelar Tanpa Film Jepang

M. Mujibburohim
Festival Film Internasional Shanghai 2026 Digelar Tanpa Film Jepang
Photo via xindb.com.
A-AA+A++

Festival Film Internasional Shanghai ke-28 resmi dibuka pada 12 Juni 2026 di Shanghai, Tiongkok.

Namun, penyelenggaraan tahun ini menarik perhatian karena tidak menampilkan film Jepang dalam program resmi festival.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, Festival Film Internasional Shanghai 2026 tidak menghadirkan program khusus Japan Film Week yang biasanya menjadi wadah untuk memperkenalkan film-film terbaru dari Jepang.

Selain itu, tidak ada film Jepang yang masuk dalam daftar pemutaran maupun juri berkebangsaan Jepang yang diundang dalam ajang tahun ini.

Keputusan tersebut memicu berbagai spekulasi di kalangan pengamat industri film.

Sebagian pihak menilai kondisi hubungan Tiongkok dan Jepang yang belakangan menjadi sorotan mungkin turut memengaruhi situasi tersebut.

Namun hingga saat ini belum ada penjelasan resmi dari pihak penyelenggara mengenai absennya perfilman Jepang dalam festival tahun ini.

Pada edisi sebelumnya, film dan animasi Jepang menjadi salah satu daya tarik utama festival.

Tahun lalu, penyelenggara bahkan mengadakan pemutaran khusus untuk memperingati 30 tahun serial anime legendaris Neon Genesis Evangelion.

Film Summer on the Sand yang dibintangi aktor Jepang Joe Odagiri juga berhasil meraih penghargaan Juri di festival tersebut.

Seorang sumber yang terlibat dalam penyelenggaraan festival mengaku menyayangkan tidak adanya film Jepang tahun ini.

Menurutnya, banyak penonton dan pelaku industri yang memiliki ketertarikan besar terhadap karya-karya perfilman Jepang.

Meski demikian, Festival Film Internasional Shanghai 2026 tetap menghadirkan sekitar 420 film dari berbagai negara dan wilayah dunia.

Festival ini akan berlangsung hingga 21 Juni 2026 dan ditutup dengan malam penghargaan yang akan mengumumkan para pemenang Golden Goblet Awards, termasuk kategori Film Terbaik. (Overseasidol.com)