Penampilan Zhu Yilong Tabuh Drum Picu Kontroversi Usai Dituduh Dukung Budaya Jepang

M. Mujibburohim
Penampilan Zhu Yilong Tabuh Drum Picu Kontroversi Usai Dituduh Dukung Budaya Jepang
Photo via Weibo.
A-AA+A++

Aktor Tiongkok Zhu Yilong menjadi sorotan setelah penampilannya dalam acara Lululemon di Tembok Besar China pada 30 Mei 2026 memicu perdebatan di media sosial.

Kontroversi bermula ketika Zhu Yilong tampil memainkan sebuah drum besar dalam sesi pembukaan acara.

Sejumlah warganet menilai alat musik yang digunakan memiliki kemiripan dengan taiko Jepang, khususnya jenis nagadō-daiko, berdasarkan bentuk tabung, pola tali merah yang menyilang, serta teknik pertunjukan dengan posisi drum yang dimiringkan.

Perdebatan semakin meluas setelah beredar tangkapan layar yang diduga berasal dari dokumen gladi bersih acara.

Dalam dokumen tersebut, alat musik yang digunakan disebut sebagai “drum Jepang”. Unggahan tersebut kemudian dilaporkan telah dihapus.

Penampilan Zhu Yilong Tabuh Drum Picu
Photo via Weibo.

Alhasil muncul spekulasi bahwa Zhu telah mendukung budaya Jepang yang sangat sensitif bagi seorang figur publik di Tiongkok.

Di sisi lain, muncul pandangan berbeda yang menyebut drum tersebut merupakan replika jiegu atau genderang tradisional era Dinasti Tang.

Pendapat ini mengacu pada keterlibatan kelompok perkusi Fanxiang HiiKo, yang sebelumnya pernah tampil dalam program berita nasional dan diperkenalkan sebagai grup yang menghidupkan kembali alat musik tradisional Tiongkok.

Hingga 16 Juni 2026, baik pihak Lululemon maupun studio Zhu Yilong belum memberikan pernyataan resmi terkait polemik tersebut.

Akibatnya, perhatian publik kini tidak hanya tertuju pada asal-usul alat musik yang digunakan, tetapi juga pada proses kurasi budaya dan mekanisme pemeriksaan konten dalam acara berskala besar.

Setelah viral, seorang pemain perkusi bernama Xu Yang memberikan tanggapan tentang masalah ini.

Dirinya menjelaskan kepada publik dengan mengklarifikasi bahwa itu adalah gendang atau drum jiegu Tiongkok. (Overseasidol.com)