Aktor Tiongkok Zhu Yilong akhirnya merespons kontroversi yang muncul setelah penampilannya dalam sebuah acara di Tembok Besar China pada akhir Mei 2026.
Melalui pernyataan resmi yang dirilis pada 16 Juni 2026, studio Zhu Yilong menegaskan bahwa pihaknya telah meminta penyelenggara untuk memeriksa seluruh proses terkait penggunaan alat musik yang menjadi sorotan publik.
Sebelumnya, penampilan Zhu Yilong memainkan drum dalam acara tersebut memicu perdebatan di media sosial.
Sejumlah warganet menduga alat musik yang digunakan merupakan taiko Jepang, sementara pihak lain meyakini drum tersebut adalah replika alat musik tradisional Tiongkok.
Dalam pernyataannya, studio Zhu Yilong menegaskan bahwa sang aktor selalu berkomitmen untuk mempromosikan dan menghormati budaya tradisional Tiongkok.
Studio juga mengakui pentingnya proses verifikasi yang lebih cermat dalam setiap kegiatan dan berjanji akan meningkatkan ketelitian dalam memilih serta meninjau konten kerja di masa mendatang.
Di hari yang sama, pihak brand penyelenggara dan kelompok perkusi yang tampil dalam acara tersebut turut merilis permintaan maaf.
Mereka mengakui adanya keterbatasan pemahaman profesional terkait jenis alat musik yang digunakan dan menyampaikan penyesalan atas polemik yang terjadi.
Penyelenggara menyebut tujuan awal acara adalah untuk menghormati dan memperkenalkan budaya Tiongkok.
Mereka juga menyatakan telah menghapus materi promosi terkait serta berkomitmen untuk memperkuat proses evaluasi dan komunikasi pada kegiatan berikutnya. (Overseasidol.com)







Tidak ada Respon