C-SelebSkandal & Kontroversi

Aktor Liu Yichang Diduga Terlibat Penganiayaan, Korban Alami Patah Tulang Kepala

583
×

Aktor Liu Yichang Diduga Terlibat Penganiayaan, Korban Alami Patah Tulang Kepala

Sebarkan artikel ini
aktor liu yichang diduga terlibat penganiayaan
Photo via Weibo.

Overseasidol.com — Kasus mengejutkan mengguncang industri hiburan Tiongkok setelah seorang warganet mengaku menjadi korban penganiayaan brutal oleh aktor Liu Yichang (nama asli: Liu Chang) dan beberapa rekan sesama artis.

Korban mengklaim mengalami dua patah tulang di bagian kepala setelah insiden yang terjadi pada 25 Maret 2025, ketika ia menolak ajakan minum alkohol bersama kelompok tersebut.

Scroll untuk Melanjutkan Membaca
v

Menurut laporan eksklusif dari Southern Metropolis Entertainment, Liu Yichang saat ini telah ditahan di rumah tahanan, dan berkas perkaranya telah dilimpahkan ke pengadilan rakyat untuk menunggu jadwal sidang pidana.

Sementara itu, beberapa pelaku lain yang turut terlibat telah dibebaskan dengan jaminan sambil menunggu proses hukum lebih lanjut.

Dalam unggahan panjang di media sosial, korban menceritakan bahwa dirinya dipukuli secara brutal oleh sekelompok artis yang sedang mabuk, dipimpin oleh Liu Yichang.

Ia mengaku sempat tercekik hingga sulit bernapas dan sama sekali tidak bisa melawan.

Meskipun korban sudah tidak berdaya, Liu disebut terus menendang dan memukul tanpa henti.

Lebih parah lagi, Liu diduga mengambil botol minuman keras kosong dan memukul kepala korban, bahkan mencoba menusuk dengan pecahan botol setelah botol tersebut pecah.

Korban mengaku sempat kehilangan kesadaran akibat luka parah di bagian kepala.

Setelah kejadian, korban berusaha menghubungi polisi, namun teleponnya dirampas sebelum panggilan tersambung, sambil mendapat ancaman agar tidak melapor dan “menyelesaikan masalah di tempat”.

Korban akhirnya berhasil melarikan diri dan melapor ke pihak berwenang, namun ia dan tunangannya mengaku mengalami tekanan besar dan upaya penghalangan selama proses hukum berlangsung.

Korban juga mengungkap bahwa beberapa pelaku berusaha mengatur kesaksian palsu (menyusun versi cerita bersama) untuk memengaruhi hasil penyelidikan.

Ia bahkan membagikan tangkapan layar percakapan WeChat yang disebut sebagai bukti koordinasi antar pelaku.

Lebih lanjut, korban menyatakan bahwa dirinya menolak tawaran kompensasi dari pihak Liu Yichang.

Ia memilih untuk melanjutkan kasus ke pengadilan secara terbuka, dengan alasan ingin menegakkan keadilan dan mendorong perbaikan etika di dunia hiburan.

“Saya tidak bisa memahami perilaku semacam ini dari orang-orang yang disebut artis.

Saya berharap ini menjadi peringatan bagi industri hiburan agar lebih memperhatikan moral dan profesionalisme.

Mohon agar Asosiasi Industri Pertunjukan Tiongkok menindak tegas artis yang memiliki catatan buruk,” tulisnya.

Kasus ini kini sedang menunggu sidang di pengadilan, sementara publik menuntut agar Liu Yichang dikenai sanksi profesi dan hukum yang setimpal.