Overseasidol.com — Momen haru menyelimuti sebuah acara penuh cinta dan kenangan saat DJ Koo mengungkap makna mendalam di balik desain patung yang ia persembahkan untuk mendiang istrinya, Barbie Hsu.
Dalam penjelasannya, setiap detail patung tersebut bukan sekadar karya seni, melainkan simbol cinta yang begitu personal dan emosional.
Koo mengungkap bahwa semasa hidupnya, Barbie Hsu kerap bercanda menyebut dirinya sebagai “alien”.
Dari kenangan kecil itulah lahir konsep besar: ia ingin menciptakan sebuah galaksi yang menjadi milik Barbie seorang.
Bagi Koo, alam semesta adalah metafora paling tepat untuk menggambarkan keunikan, keindahan, dan jiwa bebas yang selalu dimiliki sang istri.
Tak hanya konsep galaksi yang sarat makna, arah pandangan patung tersebut juga dirancang dengan penuh pertimbangan.
Patung itu menghadap ke arah selatan pada sudut 208 derajat, tepat ke arah Taipei. Angka 208 sendiri bukan angka sembarangan, melainkan tanggal pernikahan mereka berdua.
Sentuhan detail ini membuat patung tersebut terasa seperti jembatan abadi antara cinta, kenangan, dan tempat yang menyimpan begitu banyak cerita hidup mereka.
Suasana semakin emosional ketika adik Barbie, Dee Hsu atau yang akrab disapa Xiao S, naik ke atas panggung untuk menyampaikan pidato.
Dengan suara bergetar, ia mengucapkan terima kasih kepada para sahabat yang telah menemani perjalanan hidup sang kakak.
Momen tersebut ditutup dengan nyanyian bersama lagu legendaris “Sisters’ Gathering”, yang semakin menguatkan rasa kebersamaan dan kenangan indah yang mereka bagi.
Dalam pidatonya, Xiao S juga secara khusus menyampaikan rasa terima kasihnya kepada sang kakak ipar.
Ia memuji DJ Koo sebagai sosok yang mencintai Barbie dengan tulus, tanpa pamrih, dan tanpa menginginkan apa pun selain cinta itu sendiri.









