Artis Tiongkok Bisa Dihukum Tiga Tahun Jika Diendorse Merek Penipuan atau Merugikan

  • Bagikan
adidas chinese artist
Artis yang menjadi brand ambassador Adidas, foto hak cipta Adidas.

Overseasidol.com — Baru-baru ini, artis Tiongkok Li Jiawei didemo oleh para pemilik waralaba minuman teh yang diendorsenya di depan gedung Hunan TV.

Para pemilik waralaba dari merek teh ‘Happy Fa*tor*’ itu mengklaim mereka telah ditipu oleh brand palsu tersebut hingga jutaan yuan.

Mereka memarahi Jiawei dikarenakan mereka sudah menjadi korban penipuan padahal artis tersebut masihg gencar promosi.

Menanggapi hal ini, stasiun TV Nasional Tiongkok ‘CCTV’ telah mengundang ahli hukum yang relevan untuk menganalisis masalah endorsement selebriti.

Dilansir dari 163.com, Pengacara Yue Qishan menyatakan bahwa menurut ketentuan yang relevan dari “Hukum Periklanan” negara Tiongkok ada 3 poin yang bisa menghukum selebriti.

1. Juru bicara periklanan tidak boleh merekomendasikan produk yang tidak digunakan;

2. Apabila iklan barang atau jasa palsu yang berkaitan dengan kehidupan dan kesehatan konsumen menyebabkan kerugian bagi konsumen, juru bicara periklanan harus menanggung tanggung jawab bersama dan beberapa tanggung jawab.

3. Jika iklan barang atau jasa palsu selain yang disebutkan dalam paragraf sebelumnya menyebabkan kerugian bagi konsumen, juru bicara periklanan yang mengetahui atau seharusnya mengetahui bahwa iklan tersebut palsu dan masih membuat rekomendasi atau bukti juga bertanggung jawab bersama dan dikenakan sanksi.

Sanksi administrasi: menyita keuntungan ilegal, menjatuhkan denda lebih dari satu kali tetapi kurang dari dua kali pendapatan ilegal, tidak ada endorsement iklan yang diperbolehkan dalam waktu tiga tahun.

Li Jiawei kini terancam bakal menerima sanksi 3 tahun tidak boleh mendapatkan endorsement iklan apapun dari sebuah merek.

  • Bagikan