Punya Kecantikan Bak Dewi, Dilraba Dilmurat Ngaku ‘Insecure’ dan Tak Berpikir Secantik Itu

  • Bagikan
dilraba dilmurat
Dilraba Dilmurat, foto (c) Miss Sixty

Overseasidol.com — Aktris cantik Dilraba Dilmurat menjadi selebrita yang banyak dikagumi banyak masyarakat Tiongkok karena kecantikannya yang aduhai.

Artis keturunan Uyghur itu memang memiliki visual dan pesona yang luar biasa sehingga orang yang akan meliriknya akan tertarik.

Karena visualnya itu, ia menjadi aktris paling laku di Tiongkok dan membintangi banyak drama dalam tahun-tahun belakangan ini.

Tak hanya cantik yang dianggap bak dewi itu, Dilraba juga pandai menari dan terbukti menjadi wakil produser nasional program survival CHUANG 2019.

Namun, siapa sangka sang aktris tidak berpikir bahwa dia secantik yang banyak orang kagumi. Hal ini ia ungkapkan dalam majalah COSMO yang akan diluncurkan bulan Januari mendatang.

Ia mengaku ketika ditanya mengenai hal tersebut, dirinya juga mengalami ‘insecure’ atau tidak percaya diri dengan penampilannya.

Bahkan ketika membaca komentar negatif dari warganet, ia hampir menyerah karena banyak sekali yang mengolok tentangnya.

Hal itu terjadi saat ia mengerjakan proyek drama baru “The Long Ballad”. Para warganet mengoloknya dan berkata bahwa dirinya tidak cocok memerankan drama kolosan karena visualnya yang dinilai terlalu modern.

Meski sedih,  Dilraba mulai membaca manhua dan menemukan karakternya, “Li Changge”, baru berusia 15-16 tahun.

Dilansir dari 38jiejie.com, Dilraba mengatakan bahwa ia selalu merasa hanya gadis Xinjiang biasa sejak muda dan tidak beranggapan cantik.

Dia juga iri dengan kecantikan gadis lain dan berandai-andai tentang bagian tubuh yang diinginkannya untuk lebih bisa tampil cantik.

“Jika bibirku sedikit lebih tebal, aku akan memiliki dua lesung pipit saat aku tersenyum, atau jika mataku memiliki kelopak tunggal, serta memiliki hidung kecil terangkat seperti gadis Eropa,” ungakapnya.

Namun pada akhirnya ia tidak peduli pada komentar jahat dan berpikir bahwa mengomentari penampilan seseorang bukan hal baik.

Ia juga mengakui kalau di Xinjiang, China memiliki banyak gadis cantik tapi masih ada perempuan tampan di luar sana.

  • Bagikan