iQIYI Tengah Diselidiki atas Dugaan Penipuan

  • Whatsapp
iQIYI chinese video online platform
iQIYI dengan program populer mereka "Youth with You 2" - foto (Weibo/SinaFinance)

Overseasidol.com – Kabar mengejutkan datang dari platform layanan video online populer di China ‘iQIYI’ yang diduga melakukan penipuan.

Kabar ini muncul usai media memberitakan bahwa perusahaan yang meluncurkan program Youth with You itu tengah dalam proses penyelidikan.

Bacaan Lainnya

Dilansir dari Sina News, Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) tengah menyelidiki iQIYI atas dugaan penipuan.

SEC mengharuskan perusahaan untuk memberikan catatan keuangan sejak Januari 2018, dan menyebutkan konten keuangan yang disebutkan oleh WolfPack.

iQIYI membenarkan kabr ini dan mengatakan pada hari Kamis kemarin (13/08) mereka tengah diselidiki oleh badan SEC.

Setelah berita tersebut keluar, harga saham iQiyi anjlok 19% di pasar.

iQIYI pun mengatakan telah menyewa konsultan untuk menyelidiki tuduhan Wolfpack dan tidak dapat memprediksi durasi investigasi dan hasil penyelidikan SEC.

“Konsultan profesional ini telah memeriksa akun dan catatan perusahaan serta menerapkan prosedur pengujian. Mereka yakin ini perlu dan tepat untuk mengevaluasi tuduhan utama dalam laporan Wolfpack”, kata pihak iQiyi seperti yang dikutip dalam Sina Finance.

Penilaian akan mencakup analisis kebijakan akuntansi dan analisis apakah perusahaan memalsukan pesanan dan meningkatkan pendapatan dan atau biaya.

Pada bulan April 2020, iQiyi dituduh oleh Wolfpack Research, yang mengklaim bahwa pendapatan perusahaan pada tahun 2019 dilebih-lebihkan sebesar 8-13 miliar yuan.

Dalam hal ini, iQiyi mengatakan bahwa data dan kesimpulan yang dikutip dalam laporan short selling sangat tidak akurat, dan perusahaan dengan tegas menyangkal semua tuduhan palsu.

Mendengar kabar ini banyak Cnetz yang berkomentar pedas terhadap iQIYI.

“iQIYI, ayo bangkrut! Hanya menonton klip sorotan sepak bola membutuhkan iklan 120 detik, benar-benar gila!”, tulis netizen.

“Situs web video yang secara paksa mengharuskan anggotanya untuk menonton iklan. Itu sampah. Saya membatalkan keanggotaan saya lebih awal”, tulis netter lainnya.

Namun ada pula yang mendukung iQIYI, “Orang Amerika akan menggunakan investigasi keuangan sebagai alasan untuk menyerang saham China satu per satu. Hentikan fantasinya dan bersiaplah untuk kembali!”.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *