Overseasidol.com — Kisah perjalanan hidup Liu Yuning, penyanyi dan aktor populer Tiongkok, kembali menjadi sorotan setelah ia mengenang masa lalunya di konser Shenzhen pada 19 Juli 2025.
Dalam konser tersebut, Liu menceritakan bagaimana perjuangannya di Shenzhen saat remaja, ketika ia bekerja keras demi bertahan hidup dengan gaji bulanan hanya 800 yuan (sekitar 1,8 juta).
Sekitar tahun 2006, pada usia 16 tahun, Liu Yuning meninggalkan kampung halamannya di Dandong, Liaoning, untuk mencari nafkah di Shenzhen.
Ia bekerja serabutan sebagai koki magang, pelayan, hingga pembagi brosur.
Kehidupan kala itu sangat sulit. Ia tinggal bersama 13 orang dalam kamar berukuran 13 meter persegi, dengan fasilitas seadanya.
Pada bulan pertama, ia hanya menerima 200 yuan sebagai gaji.
Liu menggunakan 180 yuan untuk membeli gitar pertamanya, meskipun harus berjalan kaki pulang membawa gitar karena tak mampu membayar ongkos taksi di musim dingin.
Pengalaman ini menjadi awal tekadnya meniti jalan musik.
Namun, hidupnya semakin berat ketika ia mengalami pneumotoraks (paru-paru bocor) saat masih magang.
Liu tidak mampu membayar biaya rumah sakit sebesar 800 yuan dan terpaksa kembali ke kampung halaman.
Bagi Liu, masa itu menjadi titik terendah dalam hidupnya. Kini, perjuangan tersebut menjadi pengingat kontras dari pencapaiannya sebagai penyanyi papan atas.
Cerita ini terus menginspirasi penggemarnya, menunjukkan bahwa perjuangan dan tekad bisa membawa seseorang dari keterpurukan menuju puncak karier.







