Mario Maurer Akui Belum Punya Rencana Lamar Sang Kekasih Junji Junjira

M. Mujibburohim
Mario Maurer Akui Belum Punya Rencana Lamar Sang Kekasih Junji Junjira
Photo via Instagrm/mario_mm38.
A-AA+A++

Overseasidol.com —   Aktor Thailand Mario Maurer kembali menjadi sorotan setelah pernyataannya tentang rencana pernikahan dengan sang kekasih, Junji Junjira, menuai beragam reaksi publik.

Hubungan keduanya yang telah berjalan selama lebih dari satu dekade membuat banyak penggemar berharap pasangan ini segera melangkah ke jenjang yang lebih serius.

Dalam sebuah wawancara terbaru, Mario mengungkapkan bahwa dirinya belum memiliki rencana untuk melamar.

Ia menegaskan bahwa hubungan mereka saat ini berjalan dengan bahagia tanpa perlu terburu-buru menuju pernikahan.

Menurutnya, ia dan Junji masih ingin fokus pada karier masing-masing sambil menikmati kebersamaan sehari-hari.

Pernyataan tersebut justru memicu perdebatan di kalangan warganet.

Sebagian mengaku kecewa dan mempertanyakan arah hubungan pasangan selebritas ini, bahkan ada yang melontarkan komentar bernada negatif terhadap Junji.

Tak lama setelah pernyataan Mario ramai dibicarakan, Junji Junjira akhirnya angkat bicara melalui unggahan di media sosial.

Ia menyampaikan bahwa dirinya memahami ekspektasi masyarakat terhadap hubungan jangka panjang seperti yang ia jalani bersama Mario.

Namun, ia menilai bahwa banyak orang tidak benar-benar memahami dinamika hubungan mereka.

Junji menegaskan bahwa kebahagiaannya tidak semata-mata ditentukan oleh status pernikahan.

Baginya, bisa bangun setiap hari dengan pasangan yang suportif, perhatian, dan selalu ada dalam berbagai aspek kehidupan sudah lebih dari cukup.

Ia juga menyebut Mario Maurer sebagai sosok yang selalu memberinya dukungan, nasihat, dan menjadi bagian penting dalam kesehariannya.

Meski begitu, Junji tak menampik bahwa komentar publik terkadang menyakitkan.

Ia mengaku sedih membaca anggapan bahwa hubungan panjang tanpa pernikahan dianggap sebagai membuang waktu.

Menurutnya, pilihan hidup setiap orang berbeda dan tidak seharusnya dihakimi hanya karena tidak mengikuti standar umum.