Popularitas Brand Fashion Shawn Yue Menurun Hingga Terancam Gulung Tikar

Popularitas Brand Fashion Shawn Yue Menurun Hingga Terancam Gulung Tikar
Foto: Weibo.

OVERSEASIDOL.COM โ€” Aktor Hong Kong Shawn Yue yang kini telah jarang muncul dalam drama atau film diketahui sibuk berbisnis dan fokus terhadap keluarganya.

Ia telah memiliki brand fashion miliknya sendiri dan menjual ke pasar Tiongkok maupun luar negeri.

Namun dalam beberapa tahun terakhir, popularitas merek fashionnya tersebut dilaporkan telah menurun drastis.

Belum lama ini, toko online-nya di Tiongkok dari brandnya telah mengumumkan akan ditutup pada tanggal 29 Januari 2023.

Selain itu, toko offline-nya yang berada di Beijing diketahui tidak akan memperpanjang sewa tempat setelah masa kontrak berakhir.

Dikutip dari NetEase Entertainment, media Hong Kong merangkum dan mengungkap alasan penutupan toko fashion Shawn Yue berdasarkan informasi konsumen.

Menurut laporan tersebut, kualitas produknya tidak merata, ada yang bagus dan buruk, tetapi cenderung tidak maksimal.

Sebelumnya Shawn Yue mengungkapkan bahwa produknya tidak dibuat di pabrik yang sama antara pasar Tiongkok dan luar negeri.

Menurutnya perusahaan yang di Jepang akan dijual ke luar negeri, dan yang diproduksi di Tiongkok akan dipasarkan ke dalam negeri saja.

Selain itu, harga brandnya dianggap mahal dan tinggi meski Shawn menjelaskan bahwa biaya produksi pakaiannya memang cukup besar.

Namun pelanggan mengatakan bahwa kualitasnya tidak berbanding lurus dengan harga yang dibayarkan.

Terdapat juga laporan bahwa produk yang diproduksi memiliki design yang mirip dengan merek Jepang yang diduga ada unsur plagiasi.

Layanan purna jual juga menjadi masalah terbesar pelanggan seperti seringnya keterlambatan pengiriman padahal sudah pesan satu atau dua minggu sebelumnya.

Meski begitu, bisnis brand fashion itu tampaknya tidak berdampak pada sisi keuangan Shawn Yue.

Banyak netizen mengatakan bahwa bisnis itu hanya sampingan saja karena sudah menikahi putri orang kaya.

Follow Kami Juga di: