Thai Drama

Serial GMMTV 2026 ’17th Spring’ akan Tampilkan Kisah Sensitif Penyintas HIV

297
×

Serial GMMTV 2026 ’17th Spring’ akan Tampilkan Kisah Sensitif Penyintas HIV

Sebarkan artikel ini
Serial GMMTV 2026 '17th Spring' akan Tampilkan Kisah Sensitif Penyintas HIV
Photo via X.

Overseasidol.com — Serial terbaru GMMTV untuk jajaran proyek 2026, “17th Spring”, menjadi salah satu judul yang paling mencuri perhatian publik.

Diperkenalkan dalam acara “Magic Vibes Maximized”, serial ini dibintangi oleh pasangan aktor muda Chokun Puttipong dan Aston Ratiphat, duo yang sebelumnya tampil bersama dalam Boys in Love.

Scroll untuk Melanjutkan Membaca
v

“17th Spring” diadaptasi dari novel populer karya Littleskyofme, yang terkenal dengan alur cerita emosional dan penuh kedalaman.

Kisah dalam “17th Spring” tidak mengikuti pola cinta remaja sekolah pada umumnya.

Serial ini mengangkat kehidupan Marn, seorang remaja yang sejak lahir membawa virus HIV dari sang ibu.

Ia dibesarkan oleh neneknya dan tumbuh dalam situasi penuh diskriminasi, dijauhi oleh banyak orang, bahkan oleh teman-teman sebayanya.

Walau demikian, Marn selalu berusaha melihat hidup dari sisi positif dan tetap tersenyum dalam segala kondisi.

Di usia 17 tahun, Marn kehilangan satu-satunya orang terdekatnya—nenek yang telah merawatnya seumur hidup.

Tanpa keluarga yang mau mengasuhnya, ia akhirnya dibawa oleh adik bungsu neneknya, pamannya yang belum pernah ia temui sebelumnya.

Di lingkungan baru yang belum mengetahui kondisinya, Marn mulai mendapatkan teman dan mencoba membuka lembaran hidup yang berbeda.

Karena tidak suka berbohong, Marn memutuskan untuk secara terbuka mengungkapkan status HIV-nya, dan satu-satunya orang yang mampu menerimanya adalah Than seorang remaja yang pernah mengalami trauma hingga meninggalkan olahraga renang yang ia cintai.

Than awalnya bersikap dingin kepada semua orang, termasuk Marn. Namun ketulusan dan sikap positif Marn perlahan mengubah cara pandangnya.

Hubungan mereka berkembang dari saling memahami, menjadi persahabatan, dan kemudian mengarah pada perasaan yang lebih dalam.

Karena mengangkat isu yang sensitif, para penggemar sempat khawatir adaptasi ini bisa menimbulkan kesalahpahaman atau kritik.

Namun aktor pemeran Marn, Aston, menegaskan bahwa seluruh tim memahami pentingnya membawa edukasi tentang HIV dengan benar.

Ia memastikan bahwa mereka akan bekerja sepenuh hati untuk menyampaikan pesan dengan tepat.

Sutradara New Siwaj juga menjelaskan bahwa penulisan skrip akan dilakukan dengan penuh kehati-hatian, termasuk berkonsultasi langsung dengan penulis novel untuk menjaga akurasi dan esensi cerita.

Tim produksi berjanji untuk terus menerima masukan dan memperbaiki setiap detail demi menghasilkan karya yang bertanggung jawab dan berkualitas.

Dari pilot yang telah ditampilkan, penonton merasa puas melihat bagaimana serial ini menekankan edukasi penting seperti pemahaman bahwa HIV tidak sama dengan AIDS, serta bagaimana seseorang dengan HIV dapat hidup normal jika menjalani perawatan yang benar.

Jika adaptasi ini dieksekusi setia pada materi asli, “17th Spring” berpotensi menjadi karya bermutu yang bukan hanya menyentuh emosi tetapi juga memberikan manfaat besar dalam meningkatkan kesadaran publik.

Bagi Chokun dan Aston, terutama Aston yang memerankan karakter dengan kedalaman emosi tinggi, serial ini bisa menjadi langkah besar yang memperkuat posisi mereka di industri hiburan.