Toy Thanapat Pemain ‘Why R U The Series’ Ditangkap Polisi Usai Bunuh Pacarnya

  • Bagikan
toy thanapat
Toy Thanapat dalam serial Why Are U The Series, foto via Line TV.

Overseasidol.com — Baru-baru ini, Toy Thanapat pemain serial “Why R U The Series” dilaporkan telah ditangkap pihak kepolisian.

Aktor ganteng yang juga dikenal debagai Toytoy itu ditangkap atas kasus pembunuhan wanita, kekasihnya.

Kronologinya dimulai pada tanggal 6 Agustus, Kantor Polisi Kannayao di Bangkok menerima laporan tentang insiden pembobolan rumah.

Karena laporan ini, pihak kepolisian pergi untuk menyelidiki kasus tersebut di TKP.

Lokasi kejadian di gedung berlantai 2, ditemukan seorang wanita bernama Phim Chatsaran berusia 25 tahun, tewas dj samping tempat tidurnya.

Ia terbaring di kamarnya dengan lebih dari 20 luka tusukan atau sayatan di dadanya.

Dilaporkan pembunuh dari sang wanita ini adalah pacarnya yang merupakan aktor drama populer “Why R U The Series”.

foto via daradaily

Sebuah pisau buah sepanjang sekitar 5 inci ditemukan di tempat kejadian. Di pisau tersebut masih mengalir darah segar hasil perbuatan pelaku.

Polisi mengumpulkan pisau itu sebagai barang bukti dan Toy kemudian dipanggil untuk memberikan keterangan.

Dalam penjelasan polisi, Toy tampak panik saat menjelaskan kejadian itu kepada polisi.

Dia mengatakan bahwa dia dan pacarnya sedang duduk minum bir sebelum kejadian, dan keduanya menuju ke kamar tidur sekitar jam 10 malam.

Diketahui karena pekerjaannya di industri hiburan, sang pacar itu berselisih dengannya.

Korban meminta Toy untuk mengemasi barang-barangnya dan pergi dari rumah.

Ia mengemasi barang-barang, tetapi pacarnya masih marah dan adu mulut dengannya. Pelaku langsung bergegas ke dapur untuk mengambil pisau.

Menurut pengakuan, Toy secara tidak sengaja mencabik dada pacarnya dengan pisau beberapa kali dan menyebabkan korban tewas.

Menurut media Thailand, polisi awalnya tidak percaya dengan pernyataan Toytoy, dan akan melakukan interogasi lebih rinci dan mengirimkannya ke hukum untuk diselidiki.

Jenazah korban saat ini dibawa ke RS Polri untuk diautopsi lalu akan diberikan ke pihak keluarga untuk dimakamkan.

Dilaporkan bahwa setelah menyelidiki akun Facebook almarhum, polisi menemukan bahwa almarhum memiliki lebih dari 4.000 penggemar.

Pada 8 Juli 2021, dokter membuktikan bahwa korban mengalami depresi. Pada tahun 2019, ia pernah meuliskan curhatan di medsos bahwa dirinya disakiti oleh orang terkasihnya.

Selain itu, korban diketahui pernah menikah, tetapi kemudian menggugat cerai suaminya.

  • Bagikan