Trainee Tiongkok Girls Planet 999 Ini Ungkap Screen Time Tergantung Kepandaian Bahasa Korea

  • Bagikan
trainee tiongkok c-group girls planet 999 populer
Photo: Girls Planet 999.

Overseasidol.com — Pada tanggal 23 Oktober, Sohu Entertainment menerbitkan sebuah artikel hasil wawancara dengan dua trainee Tiongkok di Girls Planet 999.

Nama dua trainee Tiongkok ini dirahasiakan tapi diberikan dengan inisial Cai Cai dan Xiao Yan.

Keduanya mengaku sebelum mengikuti program ini, mereka mengikuti seleksi secara daring melalui penilaian mentor.

Xiao Yan menyebutkan bahwa penilaian daring dengan pihak program membutuhkan waktu selama kurang lebih 2 jam.

Xiao Yan mengungkap tidak memiliki pengalaman dalam seleksi wawancara dengan kru program survival seperti ini.

Cai Cai terpilih dalam program karena dia sosok yang berani saat berpartisipasi di program CHUANG 2020.

Setelah berhasil lolos wawancara, agensi akan memberikan pelajaran kepada para wakilnya.

Sesampainya di Korea, mereka diisolasi dan diberikan vitamin oleh pihak program dan beradaptasi dengan perbedaan budaya antara Tiongkok dan Korea Selatan.

Xiao Yan pertama kali menyoroti tentang klasifikasi sampah yang diterapkan di Korea.

Kesulitan terbesar yang dihadapi oleh trainee C-Group adalah hambatan komunikasi bahasa.

Bahkan Xiaoyan, yang telah mengalami pelatihan di luar negeri, masih tidak percaya dirinya sangat kurang dalam pemahaman bahasa Korea.

Apalagi Cai Cai, yang tidak pernah belajar bahasa Korea sangat merasa kesulitan.

Padahal tim program mendorong para trainee luar negeri untuk berbicara dengan Bahasa Korea.

Xiao Yan membeberkan bahwa grup program menugaskan 4 hingga 5 orang Korea yang bertugas sebagai penerjemah untuk trainee C-Group tetapi saat syuting mereka tidak hadir.

“Pasti akan lebih baik untuk berbicara bahasa Korea. Jika kamu berbicara lebih banyak, (sorotan) kamera akan lebih baik banyak,” jelasnya.

Trainee ini juga mengatakan bahwa semua kamera dari program tidak terlihat oleh trainee karena berada di sudut tersembunyi.

Xu Ziyin juga menyebutkan dalam siaran langsung hal tak menyenangkan yang dialami setelah pengunduran dirinya dari program tersebut.

Ia mengaku bahwa syuting panggung pertama mereka berdurasi 30 jam, dan para pemain memiliki perut kosong selama 12 jam.

Dua gadis ini mengungkap bahwa bagian terpenting bagi trainee Tiongkok yang ingin berpartisipasi dalam program survival serupa adalah dengan belajar bahasa Korea.

IKUTI KAMI:
  • Bagikan