OVERSEASIDOL.COM — Pada tanggal 18 Mei, dalam episode terbaru program varietas “The Truth”, aktor ternama Bai Yu mengejutkan publik dengan pengakuan terbukanya mengenai kondisi kesehatan pribadinya.
Dalam segmen acara yang santai namun sarat informasi, Bai Yu menyampaikan bahwa dirinya telah mengalami pneumotoraks (atau lebih dikenal sebagai “paru-paru kempis”) dan telah menjalani operasi sebanyak enam kali akibat kondisi tersebut.
“Ya, aku menderita pneumotoraks, dan sudah enam kali menjalani operasi karenanya,” ujarnya dengan nada tenang namun serius.
Ia menambahkan bahwa setelah operasi, tubuhnya menjadi lebih rentan terhadap kelelahan, dan kini ia lebih berhati-hati terhadap aktivitas fisik berintensitas tinggi.
Pernyataan ini sontak menarik perhatian publik, terutama setelah kabar bahwa penyanyi Kalil Fong (Fang Datong) diduga meninggal dunia karena komplikasi akibat pneumotoraks.
Rekan Bai Yu di acara tersebut, Liu Yuning, juga mengaku pernah mengalami kondisi serupa, menunjukkan bahwa penyakit ini tidak memandang profesi atau usia.
Menanggapi meningkatnya perhatian terhadap penyakit ini, dr. Gao Bao’an, Direktur Departemen Pulmonologi di Rumah Sakit Rakyat Ketiga Provinsi Hubei, menyarankan masyarakat untuk lebih sadar dalam menjaga kesehatan paru-paru.
Ia menyarankan agar menghindari aktivitas fisik berat secara tiba-tiba, tidak menahan napas saat mengangkat beban berat, dan menerapkan teknik pernapasan “buang napas saat memberi tenaga”.
Ia juga merekomendasikan olahraga aerobik seperti jogging ringan dan berenang untuk meningkatkan kapasitas paru-paru.
Lebih lanjut, dr. Gao menekankan pentingnya pola hidup sehat, termasuk konsumsi makanan tinggi protein dan vitamin, cukup tidur, serta menghindari stres berkepanjangan, agar tidak memperburuk kondisi dan mencegah kekambuhan.
Kesadaran yang dibawa Bai Yu di atas panggung hiburan ini menuai banyak pujian dari penggemar dan tenaga medis.
Ia tidak hanya memberi gambaran nyata tentang perjuangannya, tetapi juga memberikan ruang diskusi penting terkait kesadaran terhadap kesehatan pernapasan yang kerap diabaikan.









