C-SelebSkandal & Kontroversi

Yamy Eks Rocket Girls 101 Kalah dalam Sidang Kasus Pelanggaran Kontrak dengan Mantan Agensi

535
×

Yamy Eks Rocket Girls 101 Kalah dalam Sidang Kasus Pelanggaran Kontrak dengan Mantan Agensi

Sebarkan artikel ini
Yamy Eks Rocket Girls 101 Kalah dalam Sidang Kasus Pelanggaran Kontrak dengan Mantan Agensi
Foto: Weibo.

OVERSEASIDOL.COM — Baru-baru ini, kasus antara Yamy dengan mantan agensinya JC Universe Entertainment resmi dipublikasikan oleh pengadilan.

Dokumen pengadilan menunjukkan bahwa penggugat JC Universe mengklaim bahwa pada bulan April 2016, mereka menandatangani kontrak manajemen artis selama sembilan tahun dengan Yamy.

Advertisement
Scroll Ke Bawah untuk Terus Membaca

Mereka menginvestasikan sejumlah besar uang, tenaga, dan sumber daya material di dalamnya demi kepentingan karir gadis cantik itu.

Namun Yamy mengusulkan untuk mengakhiri kontrak pada tahun 2016 kemudian pada Juli 2020, tergugat juga menolak untuk melaksanakan kewajiban kontrak.

Kewajiban yang disepakati merupakan pelanggaran kontrak yang serius dan agensi JC menguggat ganti rugi kerugian sebesar 15,74 juta yuan atau sekitar 33 miliar rupiah.

Terdakwa Yamy berargumen bahwa dia menggunakan haknya untuk mengakhiri kontrak karena JC Universe telah melakukan pelanggaran kontrak yang besar.

Pada saat yang sama, mantan personel Rocket Girls 101 itu menyebut bahwa JC Universe gagal memberikan layanan kerja sama manajemen perantara artis sebagaimana yang telah disepakati.

Dia meminta pengadilan untuk mengakhiri kontrak antara kedua pihak pada Juli 2020 dan menggugat JC untuk membayar pembahian hasil kepada Yamy sebesar 258 juta rupiah.

Pengadilan menyatakan bahwa Yamy harus kembali ke JC Universe setelah Rocket Girls 101 dibubarkan.

Namun kedua pihak berselisih mengenai posisi dan pengembangan karir solo Yamy terkait tim manajemennya.

Bukti yang diajukan oleh Yamy diklaim tidak cukup untuk membuktikan bahwa JC Universe belum sepenuhnya menjamin perkembangan karirnya.

Hal ini membuat tuntutan Yamy terkait kontrak pada Juli 2020 tidak didukung oleh pengadilan.

Perusahaan JC Universe telah memenuhi kewajiban kontraknya dan membayar semua pelatihan dan karya produksi artisnya sehingga berhak menuntut kerugian.

Pada akhirnya, pengadilan secara komprehensif mempertimbangkan periode pelaksanaan kontrak, tingkat kesalahan kedua pihak dan lainnya untuk menentukan jumlah ganti rugi.

Pengadilan memutuskan bahwa Yamy harus memberi kompensasi kepada mantan agensinya sebesar 1 juta yuan atau kurang lebih 2,1 miliar rupiah.

Ikuti dan Baca Lebih Banyak Berita Kami di Google News