Youth with You 2 Dinilai Mampu Ubah Stereotipe Masyarakat Tentang Idola Wanita

  • Bagikan
youth with you 2 trainees with short pant
Para trainee Youth with You 2 yang tampil berbeda dari presepsi stereotip idola wanita, foto (c) iQIYI.

Overseasidol.com — Youth with You 2 menjadi ajang survival show populer untuk membentuk girl grup tahun 2020 ini.

Dengan diikuti lebih dari 109 trainee dari beragam asal dan kepribadian, THE9 berhasil dibentuk dengan penuh kompetisi.

Namun, di saat awal kemunculan trainee, terutama saat mereka baru mengunggah foto poster individual, banyak netizen menyoroti mengenai gadis yang tak memakai rok.

Seperti biasa, program layaknya PRODUCE 101 akan selalu menampilkan para gadis seksi yang mengenakan rok pendek dengan rambut panjang.

Bahkan untuk dua musik serial PRODUCE di Korea selalu terlihat idola wanita yang cantik dengan balutan rok pink.

Namun di Youth with You 2 sedikit berbeda karena ada 5 gadis trainee yang tampil mengenakan celana pendek dan pihak program telah menyetujuinya.

Selain itu pandangan stereotip tentang idola wanita di acara membentuk girl grup itu menjadi berubah dengan adanya trainee tersebut.

Kelimanya tampil cantik dan keren dalam balutan celana dan rambut yang dipotong pendek. Pandangan penilaian terhadap idola wanita yang memakai rok dan rambut panjang pun berubah.

Dilansir dari pandaily.com, beberapa langkah nyata menuju penggambaran wanita modern ditemui di Youth with You 2, di mana kontestan yang dilatih untuk menjadi idola wanita sesuai standar tidak menerima tanggapan yang baik.

Liu Yuxin misalnya seorang gadis tomboi berambut pendek dengan keterampilan menari dan menyanyi rap yang luar biasa menjadi center lagu utama.

Liu mengenakan celana pendek abu-abu dan dasi, keluar dari cetakan standar idola wanita, dia menggabungkan bakat dansa popping yang kuat dengan lagu yang manis.

Ketika staf program bertanya mengapa dia mengenakan seragam yang berbeda, dia berkata “Diskusi seputar gadis seperti saya berada di grup idola wanita seharusnya tidak diangkat di abad ini dan saya ingin menjadi diri saya sendiri, jadi saya mengganti kembali ke celana,”.

Publik atau masyarakat datang untuk lebih menghargai karakter idola wanita dengan penampilan, bukan penampakan mereka.

Kesuksesan beragam idola wanita ini telah menarik perhatian pemirsa China yang tidak cocok dengan stereotip gender ideal pada umumnya.

Idola wanita tidak hanya digambarkan sebagai pemakai rok danberambut panjang, apakah kalian setuju dengan ini?

  • Bagikan