Overseasidol.com — Aktris Tiongkok Zhang Yuqi tengah menjadi sorotan publik setelah muncul berbagai tuduhan dari mantan istri mantan suaminya, Yuan Bayuan.
Tuduhan tersebut mencakup dugaan keterlibatan dalam praktik ibu pengganti ilegal, tudingan merusak rumah tangga orang lain, hingga klaim adanya intimidasi hukum terhadap pihak keluarga pelapor.
Isu ini berkembang cepat di media sosial dan memicu gelombang perbincangan luas di dunia hiburan Tiongkok.
Sejumlah merek yang sebelumnya bekerja sama dengan Zhang Yuqi dilaporkan telah mengeluarkan pernyataan penghentian kerja sama serta menghapus materi promosi yang menampilkan sang aktris.
Beberapa konten iklan juga disebut telah diturunkan dari berbagai platform.
Zhang Yuqi sendiri sempat terlihat dalam proses rekaman acara Gala Tahun Baru stasiun televisi Liaoning, namun laporan terbaru menyebutkan ia tidak akan tampil dalam siaran resmi acara tersebut.
Hingga saat ini, pihak Zhang Yuqi belum memberikan tanggapan terbuka terkait berbagai tuduhan yang beredar.
Sebenarnya, tudingan terhadap Zhang Yuqi telah muncul sejak Oktober 2024, namun kala itu tidak menarik perhatian besar.
Situasi berubah ketika pelapor menyampaikan tuduhan secara terbuka dengan identitas asli dan mengklaim memiliki dokumen yang telah dilegalisasi, termasuk potongan kontrak serta informasi perjalanan yang disebut berkaitan dengan kelahiran anak kembar Zhang Yuqi.
Klaim tersebut memicu perdebatan publik mengenai kemungkinan pelanggaran hukum, mengingat praktik ibu pengganti dilarang di Tiongkok.
Meski begitu, keabsahan dan konteks bukti yang beredar belum diverifikasi secara independen oleh otoritas berwenang.
Di tengah memanasnya situasi, warganet juga kembali mengungkit pernyataan lama Zhang Yuqi yang dianggap menunjukkan gaya hidup mewah, sehingga menambah tekanan terhadap citra publiknya.
Respons industri yang cepat, termasuk penghentian kontrak kerja sama, menunjukkan tingginya sensitivitas terhadap risiko hukum dan etika yang melibatkan figur publik.
Kasus ini juga menyoroti pentingnya kehati-hatian dalam menyikapi informasi yang masih berupa tuduhan.
Isu yang berkembang tidak hanya menyangkut ranah pribadi, tetapi juga berpotensi menyentuh aspek hukum dan kepatuhan terhadap regulasi industri hiburan.
Otoritas kebudayaan Tiongkok sendiri memiliki aturan yang membatasi keterlibatan artis dengan kontroversi hukum berat dalam kegiatan siaran dan pertunjukan publik.









