Overseasidol.com — Tokoh aktivis lingkungan asal Thailand, Psi Scott, kembali menjadi sorotan publik setelah menjalani wawancara panjang bersama media untuk membahas berbagai isu yang tengah melibatkan keluarganya.
Dalam wawancara terbaru tersebut, Psi berbicara lebih terbuka mengenai konflik keluarga, sengketa tanah, rekaman suara yang pernah dipublikasikan, hingga kemungkinan mengambil langkah hukum terhadap sang kakak, Pi Scott.
Berbeda dari beberapa pernyataan sebelumnya, kali ini Psi tampil dengan sikap yang jauh lebih tegas.
Ia bahkan secara resmi mengumumkan bahwa dirinya akan mengganti nama belakang menjadi “Samut” dan tidak lagi menggunakan nama keluarga Scott.
Psi menjelaskan bahwa setiap kali dirinya berbicara kepada publik selama beberapa waktu terakhir, itu adalah bagian dari proses untuk menemukan kembali jati dirinya yang selama ini hilang.
Ia menegaskan bahwa dirinya tidak berniat menciptakan sensasi atau drama publik, melainkan ingin mencari keadilan dan memastikan kasus seperti ini tidak dianggap sepele oleh masyarakat.
Menurut Psi, persoalan yang terjadi bukan sekadar masalah keluarga biasa.
Ia mengatakan bahwa jika seorang anak sampai harus meminta pertolongan kepada publik, berarti keluarga tersebut sudah gagal menjadi tempat perlindungan yang aman.
Dalam wawancara itu, Psi juga menyinggung kasus sengketa tanah yang melibatkan dirinya dan sang ibu.
Ia mengaku bahwa dibandingkan dengan rasa kehilangan selama puluhan tahun, masalah rumah atau tanah sebenarnya bukan hal utama baginya.
Hal yang paling sulit diterima adalah kehilangan masa kecil, kebahagiaan, dan kasih sayang keluarga yang seharusnya ia dapatkan sejak kecil.
Psi menyebut bahwa selama tiga hingga empat tahun terakhir dirinya pernah berusaha meminta bantuan kepada beberapa anggota keluarga besar, termasuk seseorang bernama Todd yang dianggap berpengaruh di keluarga mereka.
Namun menurutnya, respons yang diterima justru lebih banyak meminta dirinya untuk meminta maaf kepada ibunya demi menjaga nama baik keluarga.







Tidak ada Respon