Ia menyoroti bahwa banyak orang tertipu karena mempercayai namanya, bahkan ada yang kehilangan dana dalam jumlah besar karena mengira sedang berinvestasi secara resmi.
Terkait kepercayaan publik terhadap brand miliknya, Peach menilai masalah utama bukan pada brand itu sendiri, melainkan kurangnya pemahaman konsumen dalam membedakan kanal resmi dan tidak resmi.
Oleh karena itu, timnya kini berupaya lebih aktif memberikan informasi melalui media sosial untuk membantu masyarakat menghindari penipuan serupa.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar selalu berhati-hati sebelum melakukan transaksi keuangan.
Peach menekankan pentingnya memverifikasi informasi, menghindari tautan mencurigakan, serta tidak mudah tergiur dengan iming-iming keuntungan tinggi.
Menurutnya, perlindungan terhadap aset pribadi harus menjadi prioritas.
Tak hanya itu, Peach Pachara secara tegas mengecam tindakan pelaku penipuan.
Ia berharap pihak-pihak yang terlibat segera menghentikan aksi tersebut, karena dampaknya tidak hanya merugikan secara finansial, tetapi juga merusak kepercayaan dan kehidupan banyak orang.





Tidak ada Respon