Drama Baru Tan Songyun My Destiny Resmi Tayang, Kisah Gadis Desa yang Bangun Perusahaan Besar

M. Mujibburohim
Drama Baru Tan Songyun My Destiny Resmi Tayang, Kisah Gadis Desa yang Bangun Perusahaan Besar
Photo via Weibo.
A-AA+A++

Overseasidol.com — Drama Tiongkok terbaru berjudul My Destiny resmi tayang dan langsung menarik perhatian penonton.

Serial yang mengangkat kisah inspiratif tentang perjuangan seorang perempuan ini dibintangi oleh aktris populer Tan Songyun sebagai pemeran utama.

Drama tersebut mulai tayang pada 7 Maret 2026 di China Central Television melalui kanal drama utama dan juga tersedia secara eksklusif di platform streaming Youku.

Serial ini disutradarai oleh Bai Shan dan ditulis oleh penulis ternama Guo Jingyu yang juga bertindak sebagai produser eksekutif.

Selain Tan Songyun, drama ini juga menghadirkan deretan aktor lain seperti Dong Qing, Xi Wang, dan Gao Zhiteng sebagai pemeran utama pendukung.

My Destiny merupakan drama yang diadaptasi dari novel karya Liang Xiaosheng berjudul I and My Destiny.

Ceritanya mengikuti perjalanan hidup seorang perempuan bernama Fang Wanzhi yang tumbuh di daerah pegunungan terpencil di barat daya Tiongkok.

Kehidupan Fang Wanzhi berubah drastis setelah ia mengalami masalah keluarga dan kisah cinta yang membuatnya memutuskan untuk meninggalkan bangku kuliah pada usia 20 tahun.

Ia kemudian pergi merantau ke kota Shenzhen untuk mencari pekerjaan.

Di kota tersebut, Fang Wanzhi bertemu dengan dua sahabatnya, Li Juan dan Hao Qianqian.

Ketiganya memulai hidup dari bawah sebagai pekerja biasa sebelum akhirnya mencoba berbagai peluang bisnis.

Seiring perkembangan pesat Shenzhen sebagai pusat ekonomi, mereka perlahan membangun usaha sendiri, mulai dari perdagangan hingga menciptakan merek mainan mereka sendiri.

Namun perjalanan menuju kesuksesan tidak berjalan mulus.

Fang Wanzhi dan teman-temannya harus menghadapi berbagai tantangan, termasuk kegagalan bisnis dan pengkhianatan dari orang-orang di sekitar mereka.

Meski begitu, Fang Wanzhi tidak pernah menyerah.

Ia terus meningkatkan kemampuan dirinya dengan mengikuti kuliah malam dan belajar bahasa Inggris agar dapat bersaing dalam dunia bisnis.

Semangatnya yang pantang menyerah akhirnya membuahkan hasil.

Setelah bertahun-tahun berjuang, perusahaan yang ia bangun berhasil berkembang hingga menjadi perusahaan yang melantai di bursa saham.

Ketika memasuki usia paruh baya, Fang Wanzhi memutuskan untuk menyerahkan pengelolaan perusahaan kepada timnya dan kembali ke kampung halaman.

Bersama anak angkatnya, Fang Miaomiao, serta sahabat dekatnya Gao Xiang, ia kembali ke tempat asalnya di pegunungan yang dikenal sebagai Shenxianding.

Di sanalah perjalanan hidupnya seolah kembali ke titik awal, sekaligus menjadi refleksi tentang makna takdir dan pilihan hidup manusia.