Overseasidol.com — Drama kostum balas dendam Ashes to Crown (Qiao Chu) yang dibintangi Chen Duling dan Zhou Yiran tengah menjadi perbincangan hangat sejak penayangannya.
Namun, di tengah tingginya perhatian terhadap alur cerita dan para pemain utama, sebuah kontroversi tak terduga justru muncul terkait dugaan penggunaan aktor berbasis kecerdasan buatan (AI).
Perdebatan bermula ketika sejumlah penonton memperhatikan salah satu karakter pendukung, seorang penjual bunga yang tampil dalam beberapa adegan bersama Chen Duling.
Warganet menilai wajah aktris tersebut terlihat terlalu sempurna dan simetris, menyerupai karakter hasil pemodelan 3D.
Ekspresi dan gesturnya juga dianggap mirip dengan karakter virtual yang sering muncul dalam drama pendek berbasis AI, sehingga memunculkan spekulasi bahwa tim produksi menggunakan aktor digital.
Rumor tersebut dengan cepat menyebar di media sosial hingga menjadi topik hangat.
Menanggapi tuduhan itu, aktris Liu Jin yang memerankan karakter tersebut langsung memberikan klarifikasi melalui akun media sosial pribadinya.
Dengan nada bercanda, ia menulis bahwa dirinya meminta maaf karena memiliki wajah yang dianggap seperti hasil pemodelan digital dan berjanji akan “mengaktifkan mode manusia” di kesempatan berikutnya.
Melalui unggahan tersebut, Liu Jin menegaskan bahwa dirinya adalah aktris sungguhan yang menjalani proses syuting secara langsung di lokasi, tanpa bantuan teknologi AI untuk menggantikan penampilannya.







Tidak ada Respon