Overseasidol.com — Drama Tiongkok “Love’s Ambition” tengah menjadi sorotan usai beberapa kreator menuduh pihak produksi menggunakan karya mereka tanpa izin.
Kasus ini mencuat pada 3 Oktober lalu ketika ilustrator Shupu Kun menulis di media sosial bahwa beberapa gambar karyanya muncul di beberapa episode sebagai properti.
Ia mengaku baru mengetahui hal itu setelah diingatkan oleh para penggemar.
Tak lama kemudian, Bein., seorang mentor dari Beijing Institute of Fashion Technology, juga mengungkapkan hal serupa.
Ia menuding bahwa draft desain busana komersial miliknya digunakan langsung oleh tim drama tanpa modifikasi apa pun dan tanpa komunikasi terlebih dahulu.
Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai profesionalisme pihak produksi.
Fotografer TStone turut menambahkan klaimnya, dengan menyebut bahwa karya fotografi bertema etnik miliknya digunakan sebagai “gambar referensi” dalam adegan ketika tim sang tokoh utama perempuan membangun proyek bisnis.
Ia menyebut tindakan ini meremehkan hak kreator dan menegaskan pentingnya perlindungan karya orisinal dalam industri hiburan.
Ketiga kreator tersebut kemudian menjelaskan bahwa mereka sudah melakukan penyelesaian langsung dengan pihak produksi.
Namun, hingga kini tim drama belum memberikan pernyataan resmi ke publik.
Diamnya pihak produksi memunculkan diskusi di kalangan warganet, banyak yang menilai seharusnya ada permintaan maaf terbuka demi menjaga integritas.
Kasus ini kembali memicu perdebatan mengenai perlindungan hak cipta di dunia hiburan Tiongkok.
Banyak pengamat menilai, kasus serupa sering terjadi dan menunjukkan lemahnya kesadaran terhadap hak intelektual.






