C-Seleb

Gao Hanyu Ungkap Pengalaman Tersesat di Kamboja, Sempat Buat Wasiat ke Sang Ibu

319
×

Gao Hanyu Ungkap Pengalaman Tersesat di Kamboja, Sempat Buat Wasiat ke Sang Ibu

Sebarkan artikel ini
Gao Hanyu Ungkap Pengalaman Tersesat di Kamboja, Sempat Buat Wasiat ke Sang Ibu
Photo via Weibo.

Overseasidol.com  Aktor Tiongkok Gao Hanyu baru-baru ini menceritakan pengalaman awal kariernya yang penuh ketegangan saat tampil dalam program “Living in the Air”.

Ia mengungkap, pada masa awal debutnya, ia pernah berangkat ke Kamboja untuk syuting acara realitas bertema cinta, namun sempat terpisah dari kru hingga mengalami ketakutan luar biasa.

Scroll untuk Melanjutkan Membaca
v

Gao bercerita bahwa seharusnya ada beberapa artis lain yang ikut dalam perjalanan tersebut, namun karena perubahan mendadak, ia akhirnya pergi sendirian.

“Itu adalah pertama kalinya saya ke luar negeri,” ujarnya. “Saya harusnya terbang ke Siem Reap, tapi malah turun di Phnom Penh karena salah pesawat,”.

Awalnya ia belum menyadari kesalahan itu, hingga saat menelepon keluarga, ibunya menyadarkan bahwa ia turun di kota yang salah.

Naasnya, ponselnya tiba-tiba mati total tak lama kemudian. Berdiri sendirian di luar bandara, Gao menyaksikan satu per satu penumpang asal Tiongkok meninggalkan tempat itu, membuat rasa paniknya semakin menjadi.

Dalam kebingungan itu, seorang pria asing yang bisa berbahasa Mandarin menghampirinya dan menawarkan bantuan.

Karena panik, Gao pun menuruti ajakan pria itu menuju sebuah hotel. Namun, situasi semakin mencurigakan ketika ia menemukan pintu kamar hotel tidak bisa dikunci.

“Saya akhirnya menahan pintu dengan kursi agar aman,” kenangnya.

Tanpa cara lain untuk menghubungi siapa pun, Gao akhirnya mengambil kamera dan merekam pesan terakhir atau wasiat untuk ibunya.

“Saya bilang, ‘Ma, sepertinya ini akhir saya. Saya mungkin tidak bisa pulang. Saya minta maaf atas semua kesalahan yang pernah saya buat,’” ujarnya dengan senyum getir.

Untungnya, ia kemudian berhasil menenangkan diri dan meminta bantuan resepsionis hotel untuk menghubungi tim produksi.

Berbekal peta dan bantuan staf, ia akhirnya menemukan sopir lokal yang mengantarnya ke lokasi syuting.

Meski sopir itu tidak bisa berbicara bahasa Mandarin sama sekali, Gao berhasil tiba dengan selamat berkat petunjuk dan usaha pantang menyerahnya.