Hanada Mei Minta Maaf Usai Kontroversi, Akui Manajemen AKB48 Bicara Soal Gunduli Rambut

Overseas Idol
Hanada Mei Pamit dari AKB48 Usai Kontroversi, Ungkap Sudah Tak Percaya Manajemen
Photo via X/mei_hanada.
A-AA+A++

AKB48 kembali menjadi sorotan publik setelah manajemen secara resmi mengumumkan pemutusan kontrak dengan anggota Hanada Mei, pada 23 Juni 2026.

Keputusan tersebut langsung memicu perdebatan luas di kalangan penggemar karena disertai pernyataan berbeda antara pihak manajemen dan sang idol.

Dalam video klarifikasi yang dirilis Hanada, ia tampil dengan rambut yang dipangkas sangat pendek dan menyampaikan permintaan maaf kepada para penggemar atas tindakannya.

Hanada mengakui bahwa tindakannya merupakan keputusan yang ceroboh dan tidak mencerminkan kesadaran sebagai seorang idol.

Ia juga mengaku pernah memberikan petunjuk lokasi keberadaannya melalui platform Weverse, yang membuat sejumlah penggemar berusaha mencarinya.

Menurutnya, interaksi tersebut pada saat itu terasa menyenangkan, tetapi kini ia menyadari bahwa tindakan tersebut tidak tepat.

Dalam video yang sama, Hanada menyampaikan tuduhan bahwa selama proses diskusi dengan manajemen, ia merasa mendapat tekanan terkait insiden tersebut.

Ia mengklaim sempat diberi gambaran mengenai kasus idol senior yang pernah mencukur rambut sebagai bentuk permintaan maaf.

Dirinya mengaku memahami situasi tersebut sebagai syarat agar bisa melanjutkan aktivitas di AKB48.

Saat sudah menggunduli rambutnya, Hanada terus mendapatkan penegasan bahwa pihak manajemen tidak pernah memintanya untuk menggunduli rambut.

“Karena saya sudah tidak bisa lagi mempercayai pihak manajemen, saya mencoba berkomunikasi secara tertulis berkali-kali, menuangkan apa yang ingin saya katakan, dan menghubungi mereka melalui pengacara.

Namun, balasan yang saya terima hampir selalu hanya, ‘Mari kita bertemu dan bicara dulu. Kami tidak pernah menyuruhmu menggunduli kepala. Kami menangguhkan aktivitasmu karena mengkhawatirkan kondisi kesehatanmu’,” tulisnya.

Dalam pernyataan resmi pihak AKB48, manajemen menegaskan bahwa tidak pernah ada instruksi langsung agar Hanada menggunduli kepalanya.

Perbedaan pernyataan antara kedua belah pihak kini menjadi pusat perhatian publik Jepang.

Related

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *