Overseasidol.com — Kontroversi lama kembali mencuat ke permukaan pada 14 Januari setelah aktris Huang Huiyi mengunggah sejumlah tulisan panjang di media sosialnya.
Postingan itu disertai foto kebersamaan, yang kembali menuduh aktor Bao Jianfeng melakukan perselingkuhan sebelum pernikahan mereka.
Unggahan tersebut dengan cepat memicu perbincangan luas di dunia maya dan menarik perhatian publik.
Dalam tulisannya, Huang Huiyi menegaskan bahwa selama bertahun-tahun ia memilih untuk mengalah dan diam bukan karena lemah, melainkan demi menjaga situasi tetap kondusif.
Namun menurutnya, tekanan yang terus berdatangan, mulai dari serangan opini publik, laporan massal terhadap akun media sosialnya, hingga upaya membungkam suaranya, membuatnya akhirnya memilih untuk berbicara secara terbuka.
Ia juga mengungkap detail pernikahan mereka yang disebut terjadi pada 28 Agustus 2001.
Huang menyatakan bahwa pernikahan tersebut dilakukan secara sederhana tanpa upacara, gaun pengantin, maupun pesta resmi.
Sehari setelah pendaftaran pernikahan, mereka hanya mengadakan makan bersama keluarga inti dan sahabat terdekat.
Dalam pengakuannya, Huang menyebut bahwa kondisi fisiknya yang sangat kurus kala itu berkaitan dengan dugaan perselingkuhan yang terjadi sebelum pernikahan, yang menurutnya meninggalkan dampak panjang hingga saat ini.
Sebelumnya, Huang Huiyi sempat menyinggung masa lalu tersebut dalam sebuah siaran langsung, termasuk cerita mengenai barang pribadinya yang diduga diberikan kepada pihak lain.
Menanggapi hal itu, studio Bao Jianfeng telah lebih dulu merilis pernyataan hukum dan menyatakan akan mengambil langkah hukum.
Pada sore hari tanggal 14 Januari, studio Bao Jianfeng kembali mengeluarkan pernyataan resmi.
Pihaknya menegaskan bahwa mereka telah secara resmi mengajukan gugatan perdata atas dugaan pelanggaran hak di ruang digital, dengan seluruh dokumen perkara telah diserahkan ke pengadilan.
Studio menyatakan bahwa kebenaran akan dibuktikan melalui proses hukum dan mengimbau publik untuk menunggu putusan pengadilan, sekaligus menyerukan penolakan terhadap kekerasan siber dan sensasionalisme berlebihan.


Tidak ada Respon