Kao Supassara Minta Maaf Usai Dituding Dukung Mild Lapassalan di Tengah Kontroversi Psi Scott

M. Mujibburohim
Kao Supassara Minta Maaf Usai Dituding Dukung Mild Lapassalan di Tengah Kontroversi Psi Scott
Photo via Instagram/supassra_sp.
A-AA+A++

Overseasidol.com — Kontroversi keluarga Psi Scott masih terus menjadi sorotan publik Thailand dan media sosial internasional.

Di tengah memanasnya kasus tersebut, semakin banyak artis yang ikut terseret karena aktivitas mereka di media sosial, termasuk aktris Thailand Kao Supassara.

Kao menjadi sasaran kritik netizen setelah diketahui memberikan tanda suka dan komentar berupa emoji hati serta tepuk tangan pada unggahan milik Mild Lapassalan.

Banyak pengguna internet menilai tindakannya sebagai bentuk dukungan terbuka terhadap pihak yang sedang berada di tengah kontroversi sensitif terkait dugaan pelecehan seksual dalam konflik keluarga Psi Scott.

Situasi semakin memanas karena kasus tersebut memang sedang menjadi perhatian besar publik Thailand.

Akibatnya, komentar sederhana yang awalnya dimaksudkan sebagai dukungan kepada teman justru ditafsirkan berbeda oleh banyak orang.

Melihat reaksi yang semakin meluas, Kao akhirnya mengunggah surat permintaan maaf panjang dalam bahasa Thailand dan Inggris untuk menjelaskan posisinya kepada para penggemar lokal maupun internasional.

Dalam pernyataannya, Kao menjelaskan bahwa emoji hati yang ia tinggalkan di unggahan Mild sebenarnya hanya bertujuan memberi semangat kepada temannya yang sedang menerima banyak serangan dan komentar negatif di internet.

Ia juga mengaku merasa iba karena keluarga Mild, termasuk anak yang masih dikandung, ikut menjadi sasaran hujatan publik.

Kao menambahkan bahwa emoji tepuk tangan yang ia tinggalkan di video klarifikasi Mild bukan dimaksudkan untuk membela tindakan kontroversial apa pun.

Menurutnya, ia hanya melihat unggahan tersebut sebagai usaha seseorang untuk melindungi diri dan keluarganya di tengah tekanan publik.

Aktris tersebut menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak mendukung tindakan kekerasan, pelecehan seksual, maupun bentuk intimidasi lainnya.

Ia juga mengaku baru menyadari bahwa interaksinya di media sosial bisa ditafsirkan berbeda setelah mengetahui perkembangan kasus yang lebih luas.

Karena itu, Kao Supassara langsung menghapus komentar terkait demi mengurangi kesalahpahaman dan mencegah situasi semakin memburuk.

Ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada semua pihak yang merasa kecewa atau terluka akibat tindakannya.