JPOPIdol & MusikSkandal & Kontroversi

KLP48 Bantah Isu Rasisme sesama Anggota, Ungkap Alasan Dibalik Penghukuman 6 Member

621
×

KLP48 Bantah Isu Rasisme sesama Anggota, Ungkap Alasan Dibalik Penghukuman 6 Member

Sebarkan artikel ini
KLP48 Bantah Isu Rasisme sesama Anggota
Photo via X/tenten_yurina.

Overseasidol.com — Manajemen KLP48 akhirnya angkat bicara untuk meredam polemik yang menyeret enam member generasi pertama grup tersebut.

Sebelumnya pada 19 Desember 2025, KLP48 secara resmi mengumumkan bahwa Yi Shyan, Amanda, Ann Drea, Hillary, Khalies, dan Salwa telah menerima peringatan resmi keras akibat pelanggaran aturan internal, khususnya terkait pedoman perilaku dan penggunaan media sosial.

Ads
Scroll untuk Membaca Lengkap

Keputusan ini memicu spekulasi luas di kalangan penggemar setelah beredar tangkapan layar percakapan grup pribadi yang diduga berasal dari aplikasi pesan instan.

Percakapan tersebut dituding memuat komentar yang tidak pantas dan dianggap menyinggung member asal Jepang, termasuk member transfer dari AKB48 dan STU48, serta beberapa staf Jepang.

Dalam percakapan yang sama, juga disebutkan keterlibatan seorang staf eks-JKT48 yang memberikan peringatan di dalam grup.

Menanggapi rumor yang terus berkembang, pada 26 Desember 2025 manajemen KLP48 merilis pernyataan klarifikasi resmi.

Dalam pernyataan tersebut, manajemen menyampaikan permohonan maaf atas kebingungan dan kekhawatiran yang timbul di kalangan penggemar sejak pengumuman awal dirilis.

Manajemen menegaskan bahwa mereka telah melakukan investigasi internal secara menyeluruh sebelum menjatuhkan sanksi, dan hasilnya memastikan tidak ditemukan niat rasis maupun unsur intimidasi dari para member yang terlibat.

Manajemen juga mengakui bahwa situasi ini tidak terlepas dari kekurangan internal mereka sendiri.

Sejak tahap awal pembentukan KLP48, beberapa kebijakan manajemen dinilai dapat menimbulkan kesan adanya perlakuan yang lebih menguntungkan bagi member yang lebih berpengalaman.

Hal tersebut diakui sebagai tanggung jawab manajemen dan menjadi bahan evaluasi ke depan.

Dalam klarifikasinya, KLP48 menegaskan komitmen untuk memperbaiki sistem komunikasi, bimbingan, dan dukungan terhadap seluruh member agar tercipta lingkungan grup yang lebih adil, transparan, dan saling menghormati.

Pada saat yang sama, manajemen menyatakan akan mengambil langkah tegas, termasuk jalur hukum, terhadap pihak-pihak yang menyebarkan informasi palsu, memicu kebencian, atau membocorkan data pribadi dan rahasia milik grup maupun anggotanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *