Overseasidol.com — Zhao Lusi kembali menjadi sorotan setelah pihak manajemennya mengeluarkan pernyataan resmi terkait maraknya penyalahgunaan teknologi AI deepfake yang menggunakan wajah sang aktris tanpa izin.
Dalam pernyataan yang dirilis pada 27 April, pihak studio menegaskan sikap tegas mereka terhadap pelanggaran tersebut dan menyatakan akan menempuh jalur hukum.
Manajemen Zhao Lusi mengungkapkan bahwa mereka menemukan sejumlah pihak yang secara ilegal menggunakan teknologi manipulasi wajah berbasis AI untuk mengambil, mengedit, dan menyebarkan konten berupa drama pendek di internet.

Konten tersebut dibuat tanpa persetujuan resmi dari Zhao Lusi maupun pihak agensi, sehingga dinilai telah melanggar hak potret, reputasi, dan berbagai hak sipil lainnya.
Pihak agensi juga menekankan bahwa tindakan tersebut tidak hanya merugikan secara personal, tetapi juga berdampak pada kredibilitas dan kepentingan profesional mereka.
Oleh karena itu, mereka memperingatkan seluruh individu maupun organisasi yang terlibat untuk segera menghentikan aktivitas ilegal tersebut, serta menghapus seluruh konten yang melanggar.
Dalam pernyataan yang sama, ditegaskan bahwa apabila pelanggaran tetap berlanjut, pihak Zhao Lusi tidak akan ragu untuk mengambil langkah hukum lebih lanjut dan menuntut pertanggungjawaban penuh sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Sikap ini sekaligus menjadi bentuk perlindungan terhadap hak artis di tengah perkembangan teknologi yang semakin kompleks.







Tidak ada Respon