Overseasidol.com — Aktor senior Tiongkok Feng Yuanzheng baru-baru ini menyampaikan pandangannya mengenai perkembangan kecerdasan buatan (AI) dalam industri hiburan, khususnya terkait dunia akting.
Dalam sebuah wawancara, Feng Yuanzheng mempertanyakan kemampuan AI dalam menampilkan emosi manusia secara autentik.
Ia menilai bahwa AI tidak memiliki unsur dasar kehidupan seperti darah, suhu tubuh, maupun kedalaman perasaan yang menjadi kunci dalam seni peran.
“Apakah AI memiliki darah? Apakah memiliki kehangatan? Apakah mampu mengekspresikan emosi yang halus? Jika tidak, maka itu hanyalah gambaran tanpa kehidupan,” ujarnya.
Menurutnya, perbedaan mendasar antara aktor manusia dan AI terletak pada proses kreatif.
Ia menegaskan bahwa aktor sejati menggunakan pengalaman hidup dan emosi nyata dalam berakting, sementara AI hanya mengandalkan data dan algoritma.
Feng Yuanzheng juga menyoroti fenomena munculnya tren baru yang sering kali disambut secara berlebihan.
Ia menyebut bahwa setiap inovasi akan melalui fase naik dan turun sebelum akhirnya tersaring secara alami oleh waktu.
Meski demikian, ia mengajak para pelaku industri untuk tidak takut terhadap perkembangan teknologi.
Ia menekankan pentingnya kepercayaan diri dan kemampuan individu sebagai faktor utama untuk tetap relevan.
“Selama seseorang memiliki kemampuan dan energi, mereka tidak akan tergantikan oleh AI.
Jika Anda mencintai dunia akting dan terus bertahan, peluang baru pasti akan datang,” tambahnya.

Tidak ada Respon