Sinopsis Drama China ‘Forever Young’, Suguhkan Persahabatan dan Krisis Usia Paruh Baya

Overseas Idol
Sinopsis Drama China 'Forever Young', Suguhkan Persahabatan dan Krisis Usia Paruh Baya
Photo via WeTV.
A-AA+A++

Overseasidol.com — Drama urban terbaru berjudul “Forever Young” resmi menjadi salah satu tontonan paling dinantikan akhir tahun.

Diproduksi oleh Liu Mingli, drama ini merupakan hasil kolaborasi Tencent Video dan Haohan Entertainment, dengan Hua Qing sebagai sutradara serta naskah yang ditulis oleh Yang Lei dan Wang Xiaoai.

Serial ini dibintangi oleh Wallace Huo sebagai pemeran utama, didukung oleh Tian Yu sebagai pemeran spesial, serta jajaran aktor kuat seperti Zhang Xueying, Qiao Zhenyu, Liu Duanduan, Sui Junbo, dengan Zhang Yao sebagai penampilan persahabatan dan Xue Haojing serta Zhu Zijie sebagai pemeran pendukung.

Forever Young tayang perdana pada 30 Desember 2025 dan disiarkan secara bersamaan di Tencent Video dan iQIYI, menandai kehadiran drama realis yang menyoroti pergulatan emosional pria paruh baya di tengah perubahan zaman.

Cerita bermula pada era 1980-an, ketika Ma Ding tumbuh bersama tiga sahabatnya, Wang Chunsheng, Li Lianbao, dan Tong Qiu, di sebuah hutong Beijing.

Mereka melewati masa muda layaknya saudara kandung, hingga sebuah insiden besar menjelang kelulusan SMA yang dipicu oleh Ma Ding memecah persahabatan mereka.

Peristiwa itu membuat Ma Ding meninggalkan Tiongkok dan memutus hubungan dengan masa lalunya.

Bertahun-tahun kemudian, Ma Ding telah menjadi wakil presiden sebuah perusahaan publik di luar negeri.

Namun, hidupnya mendadak berubah ketika ia didiagnosis menderita tumor otak.

Sendiri dan tanpa keluarga, Ma Ding semula memilih menghadapi kematian dengan tenang, hingga kenangan tentang persahabatan lama kembali menghantuinya.

Demi menyelesaikan konflik yang tertinggal, ia memutuskan pulang ke Tiongkok dan memulai kembali kisah hidup “empat bersaudara Hutong Baofang”.

Pertemuan kembali ini membuka lembaran baru bagi keempat pria yang kini berada di usia paruh baya.

Wang Chunsheng harus menghadapi konflik besar dalam mendidik anaknya yang akan menghadapi ujian masuk perguruan tinggi namun menolak jalur pendidikan konvensional.

Li Lianbao, seorang eksekutif industri internet, terjerumus dalam krisis karier akibat gelombang pemutusan hubungan kerja.

Sementara itu, Tong Qiu menjalani hidup sederhana namun tertekan oleh tuntutan orang tua untuk segera memiliki anak dan hubungan pernikahan yang mulai renggang.

Lewat perjalanan membangun usaha bersama, luka lama perlahan terkuak dan persahabatan yang pernah hancur mulai menemukan jalannya kembali.

Di tengah krisis hidup dan tekanan realitas, Ma Ding kembali menemukan harapan untuk hidup, sementara keempat sahabat itu menyadari bahwa masa muda sejati bukan tentang usia, melainkan keberanian menghadapi hidup bersama.

Dengan pendekatan yang realistis, emosional, dan sangat membumi, Forever Young menghadirkan potret nyata kehidupan pria paruh baya yang dekat dengan realitas penonton.