Overseasidol.com — Perbincangan mengenai pembatasan konten Boys’ Love (BL) atau yang dikenal sebagai “danmei” di China kerap menjadi sorotan publik.
Banyak yang mengira pemerintah telah melarang sepenuhnya genre tersebut, namun faktanya kebijakan yang berlaku lebih mengarah pada pengawasan ketat, terutama terhadap bentuk adaptasi audiovisual seperti drama, film, dan konten digital lainnya.
Sejak sekitar tahun 2021, otoritas penyiaran di China mulai memperketat regulasi terhadap adaptasi karya danmei menjadi serial televisi atau web drama.
Administrasi Negara Radio dan TV dan departemen lainnya secara eksplisit melarang “drama danmei” (drama TV yang diadaptasi dari novel danmei) dan acara variety show pelatihan idola sebagai bagian dari rangkaian tindakan tata kelola online “Qinglang”.
Konferensi Kerja Radio dan Televisi Nasional 2022 secara resmi menetapkan kebijakan “pelarangan drama web danmei” dengan Biro Radio dan Televisi Kota Beijing memimpin implementasinya.
Pada September 2025 menunjukkan bahwa regulasi telah diperluas lebih lanjut ke bidang-bidang seperti drama radio dan komik
Kebijakan ini muncul seiring meningkatnya popularitas drama bertema “bromance” yang diadaptasi dari novel BL, yang dinilai memicu fenomena budaya fandom berlebihan serta praktik komersialisasi yang tidak sehat.
Dalam konteks ini, pemerintah berupaya menertibkan industri hiburan agar lebih selaras dengan nilai sosial yang dianggap ideal.
Salah satu alasan utama di balik kebijakan ini adalah perlindungan terhadap generasi muda.
Regulator menilai bahwa sebagian konten BL yang dikomersialkan secara luas berpotensi menimbulkan interpretasi yang kurang tepat terhadap hubungan emosional dan identitas gender, terutama bagi penonton usia remaja yang masih dalam tahap perkembangan.
Karena China belum memiliki sistem klasifikasi usia yang komprehensif, pembatasan konten menjadi salah satu langkah preventif yang diambil.







Tidak ada Respon