Overseasidol.com β Industri penyiaran dan televisi China akan memasuki era baru dalam sistem pengukuran audiens.
Pada 3 Juni, Administrasi Nasional Radio dan Televisi China (NRTA) mengumumkan peluncuran program reformasi sistem media penyiaran utama yang bertujuan mempercepat transformasi industri televisi dan media digital di negara tersebut.
Salah satu poin penting dalam kebijakan baru tersebut adalah pembangunan sistem evaluasi media yang lebih komprehensif dan terintegrasi.
Pemerintah China akan mengandalkan China Video Big Data (CVB) sebagai dasar utama dalam mengukur performa program televisi dan konten audiovisual di masa mendatang.
Melalui pengumuman resmi tersebut, pihak regulator menjelaskan bahwa sistem baru akan menggabungkan data dari berbagai platform dan perangkat, termasuk televisi konvensional, IPTV, internet TV, serta layanan layar besar dan layar kecil.
Tujuannya adalah menciptakan sistem evaluasi yang mampu memberikan gambaran lebih akurat mengenai kebiasaan konsumsi media masyarakat China.
Kebijakan ini juga menandai perubahan penting dalam industri hiburan dan penyiaran China.
Ke depannya, data rating dan performa program yang dirilis oleh CVB akan menjadi acuan resmi dalam proses evaluasi industri, termasuk untuk kebutuhan penilaian kinerja media, program televisi, hingga produksi konten audiovisual.
CVB sendiri merupakan sistem analisis data tingkat nasional yang mengumpulkan informasi perilaku menonton dari hampir 500 juta pengguna televisi kabel, IPTV, dan internet TV di seluruh China.
Sistem ini dikenal sebagai satu-satunya platform evaluasi efek penyebaran media berbasis big data yang telah mendapatkan persetujuan resmi dari Biro Statistik Nasional China.
Dengan cakupan data yang sangat luas, CVB dianggap mampu memberikan hasil yang lebih representatif dibandingkan metode pengukuran rating tradisional.
Kehadiran sistem ini diharapkan dapat meningkatkan transparansi, akurasi, dan kredibilitas data audiens dalam industri media China yang terus berkembang pesat.







Tidak ada Respon