Akibatnya, aktor utama justru muncul di bagian belakang, sementara penonton kesulitan membedakan siapa pemeran utama dan siapa pemeran pendukung.
Tidak sedikit pula tim produksi yang memilih mengurangi penampilan daftar pemain dalam materi promosi.
Sebagai gantinya, mereka menggunakan ukuran huruf, durasi kemunculan di video, atau tata letak poster untuk menunjukkan posisi para aktor.
Cara tersebut dianggap hanya memindahkan persaingan urutan nama ke bentuk yang lebih terselubung.
Di sisi lain, beberapa proyek kerja sama lintas wilayah juga disebut menerapkan standar yang berbeda sehingga memunculkan anggapan adanya perlakuan yang tidak konsisten dalam pelaksanaan aturan baru tersebut.
Banyak pengamat menilai persoalan sebenarnya bukan terletak pada isi regulasi, melainkan pada cara penerapannya.
Aturan tersebut sejatinya mengharuskan aktor terlebih dahulu dikelompokkan berdasarkan kategori seperti pemeran utama, penampilan khusus, atau pemeran pendukung.
Setelah itu, barulah nama dalam setiap kategori diurutkan berdasarkan aturan penulisan yang berlaku.







Tidak ada Respon